Manfaat Kacang Jogo Untuk Kesehatan

http://4.bp.blogspot.com/-TDSGihH2ehs/UvOyNJRqMoI/AAAAAAAAAAc/tVKH64_s2TM/s1600/2.gif
Bookmark and Share
kandungan Kacang Jogo
sumber gambar diambil dari situs manfaat.org
Manfaat Kacang Jogo – Kacang Merah ini awalnya berasal dari wilayah Selatan Meksiko, Amerika dan Cina kemudian menyebar ke Indonesia, Malaysia, Karibia, Afrika Timur dan Barat.

Biji kacang merah adalah sumber karbohidrat dan mengandung protein cukup tinggi, tiap 100 gram terdapat sekitar 22.3. Terdapat juga mineral dan vitamin yang meliputi Vit.A, B1, B2, serta niasin. Kadar seratnya setara dng kacang hijau dan jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan beras, jagung, sorgum atau gandum.

Keunggulan lain dari protein kacang merah, dia bebas kolesterol, bahkan jika dikonsumsi secara teratur dapat menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dalam darah.
Hanya perlu diingat, kacang merah tidak di konsumsi mentah. Zat gizinya seperti fosfor masih dalam bentuk asam filat yang susah di cerna oleh tubuh. Maka sebelum di konsumsi pastikan kacang merah di masak terlebih dahulu.

Kacang merah enak di konsumsi sebagai kacang rebus,di buat es kacang merah, dimasukan pada sayur asem dan soup, campuran salad, dan dibuat sambel goreng. Ibu saya menggunakan kacang merah dalam sebagai campuran rendang.
kandungan gizi yang terdapat di dalamnya juga sangat tinggi. Kacang merah kering merupakan sumber protein nabati, karbohidrat kompleks, serat, vitamin B, folasin, tiamin, kalsium, fosfor, dan zat besi. Folasin adalah zat gizi esensial yang mampu mengurangi resiko kerusakan pada pembuluh darah.

Selain itu sebelum kita mulai penanaman kacang merah kita harus memperhatikan sarat-sarat pertumbuhannya, sperti yang pertama iklim, umumnya iklm yang cocok untuk pertumbuhan kacng merah adalah iklim basah sampai iklim kering dengan curah hujan rata-rata 1500-2000 mn/tahun, serata kelembaban udara yang dibutuhkan kuranglebih 55% (sedang).

Yang kedua yaitu jenis media tanam yang cocok untuk tanaman kacang merah adalah andosol dan regosol karena mempunyai empat rainase yang baik. Selain itu tanah yang berstruktur gembur, remah, subur dan mengandung kadar pH berkisaran antara 5,5-6,8. Penanaman pada media yang ber-pH < 5,5 aan terganggu pertumbuhannya karena pada pH yag rendah trejadi gangguan penyerapan unsur hara.

Yang ketiga ketinggian suatu tempat juga berpengaruh pada pertumbuhan tanaman. Tanaman kacang merah ini umunya ditanam di ketinggian 1000-1500 m dpl. Tetapi para ilmuan telah meneliti mengenai penanaman kacang merah jenis tegak di dataran rendah dengan ketinggian 200-300m dpl dan hasilnya memuaskan. Ketinggian suatu tempat akan berpengaruh pada kelembaban.
Penyiraman juga berpengaruh pada pertumbuhan. Apabila tanah terlalukering, maka tanaman akan layu dam kemudian mati. Dan sebaliknya jika tanah terlalu basah maka tanaman akan londot atau membusuk.siramlah tanaman setiap pagi dan petang kecuali jika hari hujan. Selain itu intensitas cahaya juga berpengaruh pada pertumbuhan.

Umumnya kacang merah memerlukan cahaya matahari berkisaran antara 400-800 feetcandles. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, tanamanlah kacang merah pada media yang terbuka, seperti di kebun, sawah, atau ladang. Jangan menanam kacanh merah pada media yang memiliki naungan, seperti di Green House. Pertumbuhan tanaman kacang merha akan lebih baik jika pemupukan turut diperhatikan.
Tanaman membutuhkan unsur-unsur hara dalam proses metabolisme tanaman terutama pada masa vegetatif. Selain itu juga digunakan untuk mendorong pertumbuhan sel-sel baru dalam pembentukan daun, akar, batang serta dalam pembentukan polong (biji). Pemupukan dapat mempengaruhi besarnya volume akar.

Semakin besar volumenya jangkauan akar tanaman juga semakin luas, sehingga lebih mudah dalam mendapatkan unsur hara yang dibutuhkan. Untuk meningkatkan kesuburan tanah dapat dilakukan dengan pemberian pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 15-20 kg/10 m2.
Para petani kacang merah harus siap dengan adanya hama tanaman yang akan menyerang tanaman seperti kumbang daun, penggerek daun, lalat kacang, ulat jengkal semu, dan ulat penggulung daun. Untuk mengendalikan hama tanaman bisa dilakukan dengan cara (1) membuang atau membakar bagian yang telah terjangkit, (2) penyemprotan pestisida organik (dengan campuran bawang putih, cabe rawit, daun atau biji nimba, daun tomat, merica, sambiloto).

Lakukan penyemprotan sampai tanaman terbebas dari hama tersebut. Untuk mencapai hasil yang memuaskan tanamlah kacang merah sesuai sarat-sarat pertumbuhan kacang merah yang ada. Mengingat kacang merah mengandung gizi yang cukup tinggi, penulis berharap generasi muda dapat memanfaatkan gizi yang terkandung dalam kacang merah tersebut sehingga dapat meningkatkan potensi intelektual dan SDM yang dimiliki.

Sumber

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar