Bangun Tidur Merokok, Kanker Mulut Mengancam!

http://4.bp.blogspot.com/-TDSGihH2ehs/UvOyNJRqMoI/AAAAAAAAAAc/tVKH64_s2TM/s1600/2.gif
Bookmark and Share
Bangun Tidur Merokok, Kanker Mulut Mengancam!
Sudah tak asing lagi kita melihat benda berbentuk stik warna putih yang di bakar kemudian asapnya di hisap. Aktifitas ini dilakukan setiap manusia setiap hari hingga menjadi kebiasaan yang sulit dihindari. Padahal dalam peringatan dalam bungkus rokok sudah terpangpang jelas mengenai efek samping dari merokok seperti kanker, impotensi, dan gangguan janin. Kebanyakan menganggap peringatan itu sebagai angin lalu saja.

Lebih dari penyakit yang ditimbulkan di atas, masih banyak lagi penyakit lain yang muncul karena kebiasaan merokok ini. Baru-baru ini sebuah penelitian yang dilakukan Dr Nigel Carter OBE, seorang direktur eksekutif dari British Dental Health Foundation mengatakan bahwa kebiasaan bangun tidur kemudian langsung merokok dapat meningkatkan resiko terkena penyakit kanker mulut. Seperti yang dikutp dari duniafitnes pada 2/05/2013.

Candu dari rokok memang kadang sangat sulit dihilangkan. Dulu yang awalnya merokok hanya aktifitas iseng saja, kini menjadi kebiasaan yang lebih sering, setiap waktu kosong pasti menyalakan rokok dan mengisap asapnya, dan setelah bangun tidur pun tidak bisa lepas dari gulungan tembakau berwarna putih tersebut.

Bagi anda yang sering melakukan aktifitas merokok setelah bangun tidur sebaiknya dihindari karena jeda waktu bangun tidur sekitar 5 menit kemudian merokok dapat memicu resiko penyakit kanker mulut. Hal ini terjadi karena efek negatif tembakau yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Di Inggsir, kematian penduduk yang disebabkan oleh kanker mulut memiliki angka cukup besar daripada kematian yang terjadi di jalan raya seperti yang dilansir dari Femalefirst.

Dr Carter melanjutkan, “Kebiasaan mengonsumsi makanan tak sehat dan berkembangnya human papillomavirus (HPV) akibat seks oral, diketahui sebagai faktor risiko lain penyebab kanker mulut,”

Salah satu gejala awal yang muncul yaitu sariawan yang tak kunjung membaik selama 3 minggu dan muncul bercak-bercak merah hingga pembengkakan di mulut yang menyebabkan mulut sulit mengunyah atau berbicara.

Mengurangi kebiasaan merokok adalah salah satu cara untuk mengurangi resiko terkena kanker mulut, namun apabila anda ingin benar-benar bebas dari kanker mulut, stop merokok mulai saat ini.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar