Tips Menggoreng Makanan yang Sehat

http://4.bp.blogspot.com/-TDSGihH2ehs/UvOyNJRqMoI/AAAAAAAAAAc/tVKH64_s2TM/s1600/2.gif
Bookmark and Share
cara menggoreng sehat
Memasak makanan dengan cara digoreng merupakan cara yang paling praktis, mudah dan cepat dalam menghidangkan makanan. Sebagai orang Indonesia hampir selalu ada makanan yang dimasak dengan cara digoreng di meja makan, belum lagi jajanan yang ada diluar. Sensasi rasanya yang kriuk dan gurih susah lepas dari lidah kita meskipun sudah terbukti bahwa gorengan bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan dan merupakan cara memasak yang paling tidak dianjurkan oleh ahli kesehatan.


Memasak makanan dengan cara digoreng dapat meningkatkan resiko kegemukan, kolesterol, penyakit jantung dan stroke. Untuk mengurangi dampak buruknya kita bisa mengakalinya dengan menerapkan tips menggoreng makanan yang sehat.

1. Pilih minyak yang memiliki kualitas bagus yang stabil, memiliki cita rasa yang enak dan memiliki nilai gizi tinggi misalnya mengandung asam lemak omega tak jenuh yang tinggi meskipun asam lemak tak jenuh dapat berubah menjadi lemak trans pada suhu tinggi.

2.Dari kompas health Dr. Ir. Nuri Andarwulan, MR, ahli teknologi pangan dan gizi dari Institut Pertanian Bogor membagikan tips cara supaya minyak awet dan lebih sehat

  • Tempat Penggorengan dicuci sampai benar-benar bersih dan pastikan benar-benar kering sebelum menggoreng.

  • Gunakan penggorengan stainless steel, hindari bahan tembaga.

  • Keringkan, tiriskan, hilangkan bekuan es pada bahan pangan yang akan digoreng.

  • Panaskan minyak secara perlahan dan masukkan makanan setefah minyak benar-benar panas karena minyak yang kurang panas dapat membuat makanan lebih banyak menyerap minyak.

  • Setelah selesai menggoreng tiriskan gorengan sampai minyak turun, bisa mengunakan kertas khusus penyerap minyak.

  • Dinginkan lalu saring minyak setelah menggoreng.

  • Simpan minyak dengan baik dalam tempat yang tertutup,  gelap dan sejuk.

  • Jika akan digunakan kembali, tambahkan minyak baru

  • Jika terbentuk busa itu menandakan bahwa minyak sudah rusak, mengandung zat racun dan harus dibuang.


3. Pilih Minyak dengan titik asap tinggi.

Salah satu ciri minyak yang baik adalah minyak yang memiliki titik asap tinggi atau tidak mudah berasap meskipun dalam suhu tinggi. Minyak yang berasap menandakan bahwa minyak tersebut sudah rusak dan berubah komposisinya. Apabila sudah berasap maka dapat merubah cita rasa bau makanan yang digoreng.

4. Pilih minyak yang lebih sehat
Jika ada dan memungkinkan, minyak zaitun dan minyak biji bunga matahari lebih baik untuk kesehatan dari minyak kelapa sawit. Dalam sebuah laporan baru yang diterbitkan dalam British Medical Journal, para peneliti melacak pola makan orang-orang di Spanyol selama 11 tahun dan menemukan bahwa mereka yang secara teratur makan makanan yang digoreng tidak memiliki insiden penyakit jantung yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak. Itu mungkin karena minyak yang paling sering digunakan dalam masakan Spanyol adalah minyak bunga matahari dan minyak zaitun, "yang lebih kaya lemak sehat mono-dan lemak tak jenuh ganda dibandingkan dengan jenis minyak lain.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar